Site Loader

Transportasi berbasis online atau lebih dikenal dengansebutan ojek online merupakan suatu hal yang sedang sedang hangat dibicarakanmasyarakat.

Di awal mula kemunculan transportasi berbasis online ini, banyakmasyarakat yang antusias dalam menggunakannya. Disamping harganya yang relatifmurah dibandingkan dengan transportasi umum yang sudah ada sebelumnya, caramenggunakannya termasuk dalam kategori mudah. Kita hanya perlu menginstalaplikasi ojek online, lalu memasukkan identitas kita, dan kemudian memesandarimana dan mau kemana tujuan kita, setelah memesannya, para pengemudi ojekonline akan menjemput dan mengantar kita kemana pun tujuan kita sesuai denganyang ada di aplikasi. Tetapi, meskipun telah diberi kemudahan dalam mengakses, banyakpro dan kontra yang ditimbulkan dari adanya ojek online yang beroperasi dikalangan masyarakat. Bukan hal baru lagi sejak awal boomingnya ojek onlinemenuai banyak protes dari kalangan pengemudi transportasi umum, seperti angkotdan taksi yang melakukan unjuk rasa, dan terkadang sangat anarkis sehinggamelukai pihak lain. Mereka merasa bahwa semenjak kemunculannya, penghasilanmereka semakin hari semakin berkurang dan merasa tersaingi berkat banyaknyapeminat ojek online.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

Oleh karena itu, Mentri Perhunungan membuat suratpemberitahuan bahwa ojek online tidak dapat beroperasi lagi. Hal itu dibuatdikarenakan tidak adanya undang – undang yang megatakan bahwa ojek onlinemerupakan salah satu transportasi umum (Ignasius Jonas, 2015)1. Pernyataannyamenuai banyak protes dari para pengguna ojek online, mereka merasa sudah cukupnyaman dalam menggunakan ojek online. Karena, buruknya kondisi  transportasi umum, seperti angkot yang ada diIndonesia, ditambah berdesak – desakannya para pengguna didalam angkot, danjika terburu – buru, masyarakat akan kesusahan untuk berpergian dengan tepatwaktu. Hal itulah yang membuat ojek online unggul dan dipilih sebagai jalanalternatif dibandingkan dengan transportasi umum non-online di Indonesia.

Karenapernyataan Jonas mendapat banyak protes dari warga, ia memilih untuk mencabutsurat tersebut ditambah Presiden Joko Widodo turun tangan untuk menyelesaikanmasalah yang tidak pernah selesai ini, dan mengatakan bahwa ojek online dapatberoperasi. Kembali beroperasinya ojek online saat ini, juga harus sesuai denganaspek administrasi dan legalnya peraturan yang dibuat pemerintah pada tanggal 1November 2017 (Ridwan Kamil, 2017). Meskipun ojek online ditimpa banyak masalahdimulai dari perizinan serta unjuk rasa dari pengemudi transportasi non-online,peminat dan pengguna ojek online tidaklah surut bahkan selalu meningkat.

Inidikarenakan, ojek online tersebut tidak hanya dapat mengantarkan pengguna ketujuan sesuai dengan yang dicantumkan di aplikasi, tetapi juga dapat memesanmakanan apa yang kita inginkan, lalu para pengemudi ojek online akanmengantarkan makanan tersebut, tanpa harus datang ke restauran untuk mengantriyang dapat membuang waktu dan tenaga. Tidak hanya dapat mengorder makanan, seiringberjalannya waktu, aplikasi ojek online juga lebih memudahkan dalam bidang –bidang lain. Kini, aplikasi ojek online sudah dapat membantu kita dalammengirimkan barang ke tempat lain, mengisi pulsa, dan lain sebagainya. Ditambahdengan rewards yang ada membuat kita untuk mendapatnya dengan cara mengumpulkanpoint membuat kita tergiur dan semakin tertarik menggunakannya.

Hal – haltersebutlah yang tidak dapat dilakukan ojek berbasis non-online, sehinggapengguna lebih memilih menggunakan ojek online. Dari sini, seharusnya pemerintah dan para pengemuditransportasi non – online membenah diri, melihat banyaknya keunggulan yamgdidapat dari ojek online. Pemerintah harus dengan tegas membuat peraturantentang perizinan ojek online sehingga pihak lain tidak merasa dianak tirikan.

Namun, para pengemudi dan pemilik angkutan umum non-online juga harus melihatbagaimana kondisi kendaraan yang mereka miliki, dengan semakin bagusnyakendaraan yang ia miliki, tidak dipungkiri maka masyarakat akan tertarik untukkembali menggunakan transportasi non-online. Tetapi, jika dipandang luas dantidak hanya di satu sisi, banyak masyarakat yang membutuhkan transportasionline karena mudah dijangkau, lebih murah dibandingkan dengan transportasiumum non-online, dan juga kenyamajan serta keamanan merupakan hal yang sangatdiperhatikan oleh penyedia jasa transportasi berbasis online.

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Dora!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out