Site Loader
Rock Street, San Francisco

Saat ini sudah mulai
banyak transportasi baru yang bermunculan dan saat ini yang masih banyak dibicarakan
orang-orang adalah mengenai transportasi online yang penggunaannya dapat
memberi dampak positif atau malah membawa dampak negatif. Transportasi online
ini mulai terkenal pada tahun 2015, namun sebenarnya mereka sudah muncul terlebih
dahulu sebelum terkenal1. Jenis
transportasi online yang ditawarkan pun ada bermacam-macam, namun terdapat 3
transportasi online yang paling populer diantaranya yaitu Grab, Uber, dan
Gojek. Mereka juga memiliki macam-macam transportasi seperti motor, taksi, atau
mobil. Selain itu diantara 3 transportasi online tersebut ada yang menawarkan
lebih banyak pelayanan seperti pesan-antar makanan, pesan-antar barang,
pesan-antar layanan pijat, pesan-antar layanan salon, dan juga terdapat layanan
untuk membersihkan rumah. Dengan munculnya banyak pilihan seperti itu, justru
pasti akan menarik minat masyarakat yang memang membutuhkan pelayanan itu.
Seperti misalnya mereka yang tidak sempat bersih-bersih, mereka yang tidak
sempat memasak ataupun mereka yang membutuhkan kendaraan untuk melalui lintas
kota Jakarta yang macet. Selain itu transporasi online juga dapat digunakan
oleh setiap orang baik pekerja, mahasiswa, ataupun ibu-ibu. Tetapi disisi lain,
transportasi ini juga menuai kontra karena mulai banyak pihak seperti pengemudi
taksi konvensional, angkot dan ojek pangkalan memprotes adanya trasportasi
online. Karena dinilai membuat pendapatan mereka menurun dan minat masyarakat
juga teralihkan menjadi ke transportasi online.

        Dari penulisan ini diharapkan agar masyarakat baik yang
memakai layanan transportasi online atau yang memprotes adanya transportasi ini
akan paham mengenai pro kontra kebutuhan di zaman sekarang yang sudah modern
dan juga mengetahui aturan-aturan dari pemerintah mengenai kebijakan
transportasi online. Selain itu masih banyak hal yang harus diketahui dan juga
sebuah pertanyaan mengenai transportasi online, seperti bagaimana aturan kerja
dalam suatu perusahaan transportasi online, dan juga apa yang akhirnya dipilih
dan dibuat pemerintah untuk menenangkan masyarakat atas prokontra munculnya
transportasi berbasis aplikasi online.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

BAB II

ISI

           

       Pada saat ini dengan banyaknya peminat transportasi online,
bukan berarti banyak pengemudi online yang hidupnya menjadi lebih sejahtera.
Justru adanya aturan atau kebijakan dari perusahaan, dapat merugikan pengemudi
juga, contohnya seperti perusahaan yang memasang tarif untuk ojek online yang
kelewat murah, padahal jarak yang harus ditempuh oleh pengemudi cukup jauh.
Selain itu juga terdapat batasan bagi pengemudi online untuk mendapatkan
orderannya. Namun disisi lain terdapat juga aturan dengan para pengemudi yang
harus membagi 10 hingga 20 persen pendapatannya ke perusahaan, dan jumlah
pendapatan pengemudi juga tergantung dari seberapa banyak penumpang yang bisa ia
antar. Sehingga bisa dibilang pengemudi masih tetap mendapatkan untung dari
pendapatannya yaitu sekitar 80 hingga 90 persen.

       Namun tidak bisa
dipungkiri bahwa masih ada beberapa transportasi konvensional yang menentang
keberadaan transportasi online ini. Sehingga akhirnya pemerintah turun tangan
dengan membuat kebijakan baru dan undang-undang. Contohnya adalah seperti
pemerintah yang mengatur harga bagi kedua transportasi ini agar sama-sama
seimbang antara konvensional dan online, bahkan diharapkan juga adanya
asimilasi antara konvensional dan online yang memberikan penghidupan, pelayanan
pada masyarakat, tetapi juga memiliki kecanggihan yang baik2.

Selain itu, juga terdapat undang-undang yang dikeluarkan
dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan
Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, aturan ini merupakan
revisi dari Permenhub Nomor 26 Tahun 2017. Lalu pemerintah juga mengumumkan
sembilan rumusan revisi aturan transportasi online yaitu mengenai argometer
taksi, tarif, kuota, wilayah operasi, perencanaan kebutuhan kendaraan,
persyaratan minimal 5 kendaraan, bukti kepemilikan kendaraan bermotor domisili
TNKB, melampirkan salinan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) kendaraan
bermotor dan peran aplikator. Selain itu juga terdapat hal penting yang harus
ada dalam pengelolaan transportasi online yaitu adanya stiker yang melambangkan
perusahaan transportasi online, adanya kewajiban perusahaan menyediakan asuransi,
kepemilikan SIM umum, memberikan akses aplikasi kepada kendaraan yang memang telah
memiliki izin penyelenggaraan atau izin untuk mengemudi3.

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

        Oleh karena itu dengan dibuatnya peraturan dari pemerintah,
diharapkan tidak ada lagi demo besar-besaran yang dilakukan transportasi
konvensional yang malah menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Selain itu
diharapkan juga bagi pengemudi online tetap mengikuti aturan yang telah
diberlakukan oleh pemerintah, begitu juga dengan perusahaan tersebut agar tetap
patuh dan sesuai dengan peraturan yang telah dibuat pemerintah setelah pernah
adanya larangan beroperasi. Lalu dengan adanya transportasi online ini, dapat
menjadi salah satu peluang lapangan kerja yang luas dan mudah didapat dan
dilakukan. Namun dengan begitu kita sebagai yang pernah ataupun masih menjadi pengguna
transportasi umum, juga jangan lupa mengenai transportasi konvensional lainnya
yang sekarang sudah mulai langka, dan tetap bijak juga dalam menggunakan
transportasi baik konvensional maupun secara online lewat aplikasi.

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Dora!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out