Site Loader
Rock Street, San Francisco

Kemunculan
Pemimpin

 

1.   
Pengertian Pemimpin

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Pemimpin adalah seseorang yang mempunyai tugas dan
sebuah tanggung jawab untuk memimpin setiap anggota ataupun sebuah organisasi yang
dipimpin , dapat mempengaruhi setiap anggotanya dan mampu membawa kepada tujuan
dari apa yang telah diharapkan. Dengan menjadi seorang pemimpin diharapkan
dapat memberikan dampak yang baik bagi organisasi maupun di luar organisasi.  

Pemimpin yang baik ialah pemimpin yang mempunyai
tanggung jawab,maksudnya ialah berani menanggung setiap resiko atas keputusan
dan tindakan yang dia ambil. Sedangkan pemimpin menurut para ahli adalah
sebagai berikut :

·    Drs. H. Malayu S.P.
Hasibuan

Pemimpin adalah seseorang dengan wewenang kepemimpinannya mengarahkan
bawahannya untuk mengerjakan sebagian dari pekerjaannya dalam mencapai tujuan.

·    Kartini
Kartono (1994:33)

Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki
kecakapan dan kelebihan khususnya kecakapan dan kelebihan disatu bidang, sehingga
dia mampu mempengaruhi orang-orang lain untuk bersama-sama melakukan
aktivitas-aktivitas tertentu, demi pencapaian satu atau beberapa tujuan.   

·     Robert Tanembaum

Pemimpin adalah mereka yang menggunakan wewenang formal untuk
mengorganisasikan, mengarahkan, mengontrol para bawahan yang bertanggung jawab,
supaya semua bagian pekerjaan dikoordinasi demi mencapai tujuan perusahaan.

 

2.   
Teori Kemunculan
Pemimpin

Ada beberapa teori yang memicu munculnya seorang pemimpin, yaitu teori genetis,
teori sosial, teori ekologis dan teori situasi.

·       
Teori Genetis

Seseorang akan menjadi pemimpin karena dia memang dilahirkan untuk menjadi
seorang pemimpin atau ditakdirkan untuk menjadi seorang pemimpin. Dan memang
dari lahir dia telah memiliki bakat atau karunia dari Tuhan untuk menjadi
seorang pemimpin. Untuk menjadi seorang pemimpin sangat sulit karena hanya
orang yang memiliki bakat saja yang mampu menjadi pemimpin.

·       
Teori Sosial

Seseorang akan menjadi
pemimpin apabila lingkungan,keadaan dan waktu menghendaki ia untuk menjadi
pemimpin. Menurut teori ini setiap orang bisa menjadi pemimpin namun didukung
oleh lingkungan seperti perlunya pembinaan dan praktek walaupun ia tidak
memiliki bakat menjadi pemimpin.

·       
Teori Ekologis

Gabungan dari teori genetis
dan teori sosial, menurut teori ini 
untuk menjadi seorang pemimpin diperlukan bakat dan perlu pembinaan
untuk mengembangkan bakat  yang telah
dimilikinya. Untuk mengembangkan bakat tersebut perlu didukung oleh lingkungan,
keadaan dan waktu.

 

·       
Teori Situasi

Semua orang bisa menjadi seorang pemimpin, namun hanya pada situasi
tertentu sesuai dengan bakat atau kemampuan yang dimilikinya. Dan dalam situasi
lain dimana kemampuan yang dimilikinya tidak diperlukan maka tidak bisa menjadi
seorang pempin.

 

3.     
Penyebab Munculnya
Seorang Pemimpin

Menurut Ordway Tead :

·       
Membentuk diri sendiri (self constituted leader, self made man,born leader)

·       
Dipilih oleh golongan. Ia menjadi pemimpin karena jasa-jasanya, karena
kecakapannya,keberaniannya  dan
sebagainya terhadap organisasi.

·       
Ditunjuk dari atas, Ia menjadi pemimpin karena dipercayai dan disetujui
oleh pihak atasan.

4.     
Peranan Pemimpin

a.     
Peranan Dalam
Mengambil Keputusan

Seorang pemimpin dalam
sebuah perusahaan atau organisasi sangat besar perannya dalam mengambil keputusan,sehingga
membuat keputusan dan mengambil tanggung jawab terhadap hasil yang yang  dicapai ialah tugasnya. Apabila seorang
pemimpin tidak mampu membuat keputusan maka dia tidak layak menjadi seorang
pemimpin.

b.     
Peran Dalam Membangun
Tim

Ø  Ikut aktif dalam setiap
hubungan

Ø  Membuat orang lain
terlibat

Ø  Memberikan dukungan
timbal balik

Ø  Mengakui prestasi yang
dicapai anggota tim

Ø  Menempatkan nilai
tinggi pada kerja tim

c.      
Peran Menyampaikan
Informasi

Informasi merupakan
salah satu hal vital dalam perusahaan, artinya jika produk dan layanan bagus
namun informasi komunikasi baik internal ataupun eksternal buruk maka akan
membuat perusahaan tidak bertahan lama. Karena koordinasi dalam perusahaan
sangat diperlukan agar dapat menjalankan operasi perusahaan. Penyampaian informasi
harus direncanakan dengan matang agar benar-benar sampai kepada komunikan yang
dituju dan memberikan manfaat.

 

 

 

 

5.     
Fungsi Munculnya
Pemimpin

a.     
Fungsi Perencanaan

Seorang pemimpin perlu
membuat perencanaan yang matang bagi organisasi dan diri sendiri untuk
tercapainya tujuan organisasi. Seorang pemimpin perlu membuat rencana ke depan
harus melakukan apa dan keputusan apa yang diambil untuk mencapai tujuan.

b.     
Fungsi Memandang Ke
Depan

Pemimpin yang
memandang ke depan akan mampu mendorong apa yang akan terjadi dan akan selalu
waspada terhadap kemungkinan. Dengan demikian akan memberikan kelancaran dalam
proses pekerjaan ke arah yang dituju dan dapat berlangsung terus menerus.

c.      
Fungsi Pengembangan
loyalitas

Seorang pemimpin harus
memberikan contoh yang baik dalam pemikiran, kata-kata, maupun tindakan yang
menunjukkan bahwa dirinya tidak mengingkari dan menyeleweng dari loyalitas
segala sesuatu.

d.     
Fungsi Pengawasan

Seorang pemimpin harus
senantiasa meneliti kemampuan pelaksanaan rencana. Dengan adanya pengawasan
maka hambatan-hambatan akan cepat ditemukan, untuk dipecahkan sehingga  semua aktivitas organisasi akan kembali
berjalan semestinya.

e.     
Fungsi Mengambil
Keputusan

Pemimpin diharapkan
harus berani mengambil keputusan dengan tepat dan tidak ditunda-tunda. Pemimpin
dapat mengambil keputusan secara individu, tim atau panitia,dewan, komisi dan
lain sebagainya.

f.       
Fungsi Memberi
Motivasi

Seorang pemimpin perlu
memberikan perhatian kepada anak buahnya,perlu memberikan semangat,mempengaruhi
anak buahnya agar mereka rajin dalam bekerja dan mencapai target. Pemberian
hadiah, bonus,pujian juga perlu agar mereka merasa dihargai atas pekerjaannya.

 

6.     
Tipe Seorang Pemimpin
Atau Gaya Seorang Pemimpin

1.     
Tipe Kharismatis

Tipe pemimpin seperti
ini mempunyai energi positif yang mampu mempengaruhi orang lain sehingga akan
banyak pengikutnya dan banyak yang pengikut yang percaya kepadanya.
Kepemimpinan kharismatis ini memiliki kekuatan daya tarik yang besar yang
diperoleh dari Tuhan Yang Maha Kuasa untuk digunakan dalam memimpin setiap
orang. Totalitas kepemimpinan kharismatis memberikan pengaruh yang besar.

2.     
Tipe Paternalistis

Tipe ini diidentikan
dengan kepemimpinan yang kebapakan dengan ssifat-sifat seperti (1) menganggap
bawahannya sebagai manusia yang belum dewasa yang perlu dikembangkan, (2)
bersikap melindungi bawahannya, (3) jarang memberikan kesempatan kepada
bawannya untuk mengambil keputusan sendiri, (4) hampir tidak pernah memberikan
kesempatan kepada bawahan untuk berinisiatif, (5) bersikap maha tahu dan maha
benar.

 

 

3.     
Tipe Militeristik

Tipe ini mirip dengan
tipe otoriter,dengan sifat-sifat seperti (1) lebih sering menggunakan sistem
perintah atau komando, (2) keras dan sangat otoriter ,seringkali tidak bijak
bijaksana, (3) senang formalitas, upacara ritual dan tanda kebesaran berlebihan
(4) tidak menerima kritikan dari bawahannya, 5 komunikasi hanya berlangsung
searah.

4.     
Tipe Otokratis

Memiliki ciri-ciri
antara lain: (1) pemimpin berperan sebagai pemaintunggal, (2) mempunyai ambisi
besar untuk menguasai situasi, (3) perintah dan kebijakan ditetapkan sendiri,
(4) tidak pernah memberikan informasi yang detail kepada bawahannya, (5) adanya
sikap eksklusivisme, (6) selalu ingin berkuasa, (7) pinsipnya kuno,keta, dan
kaku, (8) bersikap baik jika bawahan patuh padanya.

5.     
Tipe Laissez Faire

Pemimpin tipe
otokratis tidak memimpin, namun membiarkan setiap anggotaberbuat semaunya
sendiri. Pemimpin juga tidak ikut berpartisipasi dalam setiap pekerjaan, semua
pekerjaan dan tanggung jawab harus dilakukan oleh bawahannya sendiri. Pemimpin
seperti ini hanya sebagai simbol tidak memiliki keterampilan dalam bekerja.

6.     
Tipe Populistis

Pemimpin ini berpegang
teguh pada nilai-nilai masyarakat. Pemimpin jenis ini mengutamakan penghidupan
kembali sikap nasionalisme.

7.     
Tipe Administratif

Tipe administratif
ialah pemimpin mampu menyelenggarakan tugas-tugas administrasi secara efektif.
Pada tipe ini diharapkan adanya perkembangan teknis yaitu teknologi, industri,
manajemen modern dan perkembangan sosial dimasyarakat.

8.     
Tipe Demokratis

Berorientasi pada
manusia dan memberikan bimbingan yang efisien kepada para bawahannya. Pemimpin
yang demokratis mau menerima dan menghargai potenssi setiap individu, mau
mendengarkan nasehat dari bawahannya. Mampu memanfaatkan kapasitas setiap
anggota seefektif mungkin pada saat-saat dan kondisi yang tepat.

 

7.     
Sifat-sifat Yang Harus
Dimiliki Seorang Pemimpin

·       
Kejujuran

Jika seorang pemimpin mempunyai kejujuran maka setiap
anggota akan merasa tenang atau dan tidak akan takut. Dengan mempunyai sifat
kejujuran akan membuat setiap ucapan atau perintah yang diucapkan akan mudah
dilakukan oleh bawahan.

·       
Percaya Diri

Tanpa rasa percaya diri akan membuat para pengikut
bertanya-tanya apakah ia dipimpin dengan pemimpin yang tepat. Dengan sikap
percaya diri akan membantu orang yang dipimpin untuk tetap melihat positif ke
depan. Sikap  percaya diri juga akan
membuat yakin bahwa setiap masalah pasti ada solusinya.

 

 

 

 

·       
Komitmen

Pemimpin harus memiliki komitmen yang besar agar dalam
melakukan tugas dapat berhasil sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Pemimpin
yang berkomitmen akan memberikan contoh kepada setiap pengikutnya.

·       
Sikap Positif

Sikap positif akan menambah  semangat dalam menanggapi setiap persoalan
yang ada.

·       
Komunikasi Yang Baik

Komunikasi yang baik sangat diperlukan agar apa yang
ingin disampaikan pemimpin dapat dimengerti oleh semua anggota. Komunikasi yang
baik juga akan membuat hubungan antar individu menjadi lebih akrab.

·       
Bertanggung Jawab

Tanggung jawab yang besar dipegang oleh seorang
pemimpin, seorang pemimpin harus mau bertanggung jawab atas setiap resiko yang
ada. Dan pemimpin tidak boleh hanya menyalahkan satu pihak saja namun mengajak
untuk bertanggung jawab bersama.

·       
Adil

Pemimpin tidak boleh membedakan setiap orang,dan
seorang pemimpin juga harus tau pekerjaan apa yang  harus dikerjakan oleh setiap anggotanya
sesuai dengan kemampuan masing-masing.

·       
Kreatif

Seorang pemimpin diharuskan memiliki kemampuan
berpikir kreatif dan mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Apabila
seorang pemimpin tidak memiliki ide kreatif, perusahaan atau organisasi yang
dipimpin pasti akan mengalami hambatan. Karena semua perusahaan suatu saat akan
mengalami kebuntuan,untuk itu seorang pemimpin harus kreatif.

·       
Dapat Membangun Tim
Yang Baik

Sebuah perusahaan akan mengalami kemajuan apabila
semua karyawan dapat bekerja sama dengan baik. Tanpa kerja sama akan mustahil
untuk mencapai keberhasilan,untuk itu diperlukan seorang pemimpin yang mampu
membangun sebuuah tim yang baik. Karena peran pemimpin sangat mempengaruhi
setiap karyawan dalam membangun tim. Untuk dapat membangun sebuah tim yang yang
baik seorang pemimpin harus bisa memanfaatkan setiap peluang yang ada dan
memaksimalkan kemampuan karyawan.

·       
Memiliki Selera Humor

Seorang pemimpin yang baik seharusnya memiliki selera
humor yang bagus. Karena dengan sedikit candaan saat berbicara dengan karyawan
akan membuat suasana menjadi ringan dan tidak tegang. Karyawan juga tidak akan
nyaman jika setiap hariharus dengan serius, untuk itu seorang pemimpin harus
tau kapan situasi yang tepat untuk sedikit memberikan candaan.

 

 

 

 

 

8.     
Contoh Kasus Munculnya
Pemimpin Berdasarkan Teori Genetis :

Pada saat ajaran baru seperti biasa
setiap awal masuk sekolah atau hari pertama masuk sekolah pasti akan ada yang
namanya pemilihan ketua kelas. Dan ketika Ibu/Bapak guru bertanya kepada murid
siapa yang mau menjadi ketua kelas dan apabila ada seorang murid yang berani
mengajukan diri untuk menjadi ketua kelas maka anak tersebut dipastikan telah
memiliki bakat menjadi seorang pemimpin sejak lahir.Kemunculan
Pemimpin

 

1.   
Pengertian Pemimpin

Pemimpin adalah seseorang yang mempunyai tugas dan
sebuah tanggung jawab untuk memimpin setiap anggota ataupun sebuah organisasi yang
dipimpin , dapat mempengaruhi setiap anggotanya dan mampu membawa kepada tujuan
dari apa yang telah diharapkan. Dengan menjadi seorang pemimpin diharapkan
dapat memberikan dampak yang baik bagi organisasi maupun di luar organisasi.  

Pemimpin yang baik ialah pemimpin yang mempunyai
tanggung jawab,maksudnya ialah berani menanggung setiap resiko atas keputusan
dan tindakan yang dia ambil. Sedangkan pemimpin menurut para ahli adalah
sebagai berikut :

·    Drs. H. Malayu S.P.
Hasibuan

Pemimpin adalah seseorang dengan wewenang kepemimpinannya mengarahkan
bawahannya untuk mengerjakan sebagian dari pekerjaannya dalam mencapai tujuan.

·    Kartini
Kartono (1994:33)

Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki
kecakapan dan kelebihan khususnya kecakapan dan kelebihan disatu bidang, sehingga
dia mampu mempengaruhi orang-orang lain untuk bersama-sama melakukan
aktivitas-aktivitas tertentu, demi pencapaian satu atau beberapa tujuan.   

·     Robert Tanembaum

Pemimpin adalah mereka yang menggunakan wewenang formal untuk
mengorganisasikan, mengarahkan, mengontrol para bawahan yang bertanggung jawab,
supaya semua bagian pekerjaan dikoordinasi demi mencapai tujuan perusahaan.

 

2.   
Teori Kemunculan
Pemimpin

Ada beberapa teori yang memicu munculnya seorang pemimpin, yaitu teori genetis,
teori sosial, teori ekologis dan teori situasi.

·       
Teori Genetis

Seseorang akan menjadi pemimpin karena dia memang dilahirkan untuk menjadi
seorang pemimpin atau ditakdirkan untuk menjadi seorang pemimpin. Dan memang
dari lahir dia telah memiliki bakat atau karunia dari Tuhan untuk menjadi
seorang pemimpin. Untuk menjadi seorang pemimpin sangat sulit karena hanya
orang yang memiliki bakat saja yang mampu menjadi pemimpin.

·       
Teori Sosial

Seseorang akan menjadi
pemimpin apabila lingkungan,keadaan dan waktu menghendaki ia untuk menjadi
pemimpin. Menurut teori ini setiap orang bisa menjadi pemimpin namun didukung
oleh lingkungan seperti perlunya pembinaan dan praktek walaupun ia tidak
memiliki bakat menjadi pemimpin.

·       
Teori Ekologis

Gabungan dari teori genetis
dan teori sosial, menurut teori ini 
untuk menjadi seorang pemimpin diperlukan bakat dan perlu pembinaan
untuk mengembangkan bakat  yang telah
dimilikinya. Untuk mengembangkan bakat tersebut perlu didukung oleh lingkungan,
keadaan dan waktu.

 

·       
Teori Situasi

Semua orang bisa menjadi seorang pemimpin, namun hanya pada situasi
tertentu sesuai dengan bakat atau kemampuan yang dimilikinya. Dan dalam situasi
lain dimana kemampuan yang dimilikinya tidak diperlukan maka tidak bisa menjadi
seorang pempin.

 

3.     
Penyebab Munculnya
Seorang Pemimpin

Menurut Ordway Tead :

·       
Membentuk diri sendiri (self constituted leader, self made man,born leader)

·       
Dipilih oleh golongan. Ia menjadi pemimpin karena jasa-jasanya, karena
kecakapannya,keberaniannya  dan
sebagainya terhadap organisasi.

·       
Ditunjuk dari atas, Ia menjadi pemimpin karena dipercayai dan disetujui
oleh pihak atasan.

4.     
Peranan Pemimpin

a.     
Peranan Dalam
Mengambil Keputusan

Seorang pemimpin dalam
sebuah perusahaan atau organisasi sangat besar perannya dalam mengambil keputusan,sehingga
membuat keputusan dan mengambil tanggung jawab terhadap hasil yang yang  dicapai ialah tugasnya. Apabila seorang
pemimpin tidak mampu membuat keputusan maka dia tidak layak menjadi seorang
pemimpin.

b.     
Peran Dalam Membangun
Tim

Ø  Ikut aktif dalam setiap
hubungan

Ø  Membuat orang lain
terlibat

Ø  Memberikan dukungan
timbal balik

Ø  Mengakui prestasi yang
dicapai anggota tim

Ø  Menempatkan nilai
tinggi pada kerja tim

c.      
Peran Menyampaikan
Informasi

Informasi merupakan
salah satu hal vital dalam perusahaan, artinya jika produk dan layanan bagus
namun informasi komunikasi baik internal ataupun eksternal buruk maka akan
membuat perusahaan tidak bertahan lama. Karena koordinasi dalam perusahaan
sangat diperlukan agar dapat menjalankan operasi perusahaan. Penyampaian informasi
harus direncanakan dengan matang agar benar-benar sampai kepada komunikan yang
dituju dan memberikan manfaat.

 

 

 

 

5.     
Fungsi Munculnya
Pemimpin

a.     
Fungsi Perencanaan

Seorang pemimpin perlu
membuat perencanaan yang matang bagi organisasi dan diri sendiri untuk
tercapainya tujuan organisasi. Seorang pemimpin perlu membuat rencana ke depan
harus melakukan apa dan keputusan apa yang diambil untuk mencapai tujuan.

b.     
Fungsi Memandang Ke
Depan

Pemimpin yang
memandang ke depan akan mampu mendorong apa yang akan terjadi dan akan selalu
waspada terhadap kemungkinan. Dengan demikian akan memberikan kelancaran dalam
proses pekerjaan ke arah yang dituju dan dapat berlangsung terus menerus.

c.      
Fungsi Pengembangan
loyalitas

Seorang pemimpin harus
memberikan contoh yang baik dalam pemikiran, kata-kata, maupun tindakan yang
menunjukkan bahwa dirinya tidak mengingkari dan menyeleweng dari loyalitas
segala sesuatu.

d.     
Fungsi Pengawasan

Seorang pemimpin harus
senantiasa meneliti kemampuan pelaksanaan rencana. Dengan adanya pengawasan
maka hambatan-hambatan akan cepat ditemukan, untuk dipecahkan sehingga  semua aktivitas organisasi akan kembali
berjalan semestinya.

e.     
Fungsi Mengambil
Keputusan

Pemimpin diharapkan
harus berani mengambil keputusan dengan tepat dan tidak ditunda-tunda. Pemimpin
dapat mengambil keputusan secara individu, tim atau panitia,dewan, komisi dan
lain sebagainya.

f.       
Fungsi Memberi
Motivasi

Seorang pemimpin perlu
memberikan perhatian kepada anak buahnya,perlu memberikan semangat,mempengaruhi
anak buahnya agar mereka rajin dalam bekerja dan mencapai target. Pemberian
hadiah, bonus,pujian juga perlu agar mereka merasa dihargai atas pekerjaannya.

 

6.     
Tipe Seorang Pemimpin
Atau Gaya Seorang Pemimpin

1.     
Tipe Kharismatis

Tipe pemimpin seperti
ini mempunyai energi positif yang mampu mempengaruhi orang lain sehingga akan
banyak pengikutnya dan banyak yang pengikut yang percaya kepadanya.
Kepemimpinan kharismatis ini memiliki kekuatan daya tarik yang besar yang
diperoleh dari Tuhan Yang Maha Kuasa untuk digunakan dalam memimpin setiap
orang. Totalitas kepemimpinan kharismatis memberikan pengaruh yang besar.

2.     
Tipe Paternalistis

Tipe ini diidentikan
dengan kepemimpinan yang kebapakan dengan ssifat-sifat seperti (1) menganggap
bawahannya sebagai manusia yang belum dewasa yang perlu dikembangkan, (2)
bersikap melindungi bawahannya, (3) jarang memberikan kesempatan kepada
bawannya untuk mengambil keputusan sendiri, (4) hampir tidak pernah memberikan
kesempatan kepada bawahan untuk berinisiatif, (5) bersikap maha tahu dan maha
benar.

 

 

3.     
Tipe Militeristik

Tipe ini mirip dengan
tipe otoriter,dengan sifat-sifat seperti (1) lebih sering menggunakan sistem
perintah atau komando, (2) keras dan sangat otoriter ,seringkali tidak bijak
bijaksana, (3) senang formalitas, upacara ritual dan tanda kebesaran berlebihan
(4) tidak menerima kritikan dari bawahannya, 5 komunikasi hanya berlangsung
searah.

4.     
Tipe Otokratis

Memiliki ciri-ciri
antara lain: (1) pemimpin berperan sebagai pemaintunggal, (2) mempunyai ambisi
besar untuk menguasai situasi, (3) perintah dan kebijakan ditetapkan sendiri,
(4) tidak pernah memberikan informasi yang detail kepada bawahannya, (5) adanya
sikap eksklusivisme, (6) selalu ingin berkuasa, (7) pinsipnya kuno,keta, dan
kaku, (8) bersikap baik jika bawahan patuh padanya.

5.     
Tipe Laissez Faire

Pemimpin tipe
otokratis tidak memimpin, namun membiarkan setiap anggotaberbuat semaunya
sendiri. Pemimpin juga tidak ikut berpartisipasi dalam setiap pekerjaan, semua
pekerjaan dan tanggung jawab harus dilakukan oleh bawahannya sendiri. Pemimpin
seperti ini hanya sebagai simbol tidak memiliki keterampilan dalam bekerja.

6.     
Tipe Populistis

Pemimpin ini berpegang
teguh pada nilai-nilai masyarakat. Pemimpin jenis ini mengutamakan penghidupan
kembali sikap nasionalisme.

7.     
Tipe Administratif

Tipe administratif
ialah pemimpin mampu menyelenggarakan tugas-tugas administrasi secara efektif.
Pada tipe ini diharapkan adanya perkembangan teknis yaitu teknologi, industri,
manajemen modern dan perkembangan sosial dimasyarakat.

8.     
Tipe Demokratis

Berorientasi pada
manusia dan memberikan bimbingan yang efisien kepada para bawahannya. Pemimpin
yang demokratis mau menerima dan menghargai potenssi setiap individu, mau
mendengarkan nasehat dari bawahannya. Mampu memanfaatkan kapasitas setiap
anggota seefektif mungkin pada saat-saat dan kondisi yang tepat.

 

7.     
Sifat-sifat Yang Harus
Dimiliki Seorang Pemimpin

·       
Kejujuran

Jika seorang pemimpin mempunyai kejujuran maka setiap
anggota akan merasa tenang atau dan tidak akan takut. Dengan mempunyai sifat
kejujuran akan membuat setiap ucapan atau perintah yang diucapkan akan mudah
dilakukan oleh bawahan.

·       
Percaya Diri

Tanpa rasa percaya diri akan membuat para pengikut
bertanya-tanya apakah ia dipimpin dengan pemimpin yang tepat. Dengan sikap
percaya diri akan membantu orang yang dipimpin untuk tetap melihat positif ke
depan. Sikap  percaya diri juga akan
membuat yakin bahwa setiap masalah pasti ada solusinya.

 

 

 

 

·       
Komitmen

Pemimpin harus memiliki komitmen yang besar agar dalam
melakukan tugas dapat berhasil sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Pemimpin
yang berkomitmen akan memberikan contoh kepada setiap pengikutnya.

·       
Sikap Positif

Sikap positif akan menambah  semangat dalam menanggapi setiap persoalan
yang ada.

·       
Komunikasi Yang Baik

Komunikasi yang baik sangat diperlukan agar apa yang
ingin disampaikan pemimpin dapat dimengerti oleh semua anggota. Komunikasi yang
baik juga akan membuat hubungan antar individu menjadi lebih akrab.

·       
Bertanggung Jawab

Tanggung jawab yang besar dipegang oleh seorang
pemimpin, seorang pemimpin harus mau bertanggung jawab atas setiap resiko yang
ada. Dan pemimpin tidak boleh hanya menyalahkan satu pihak saja namun mengajak
untuk bertanggung jawab bersama.

·       
Adil

Pemimpin tidak boleh membedakan setiap orang,dan
seorang pemimpin juga harus tau pekerjaan apa yang  harus dikerjakan oleh setiap anggotanya
sesuai dengan kemampuan masing-masing.

·       
Kreatif

Seorang pemimpin diharuskan memiliki kemampuan
berpikir kreatif dan mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Apabila
seorang pemimpin tidak memiliki ide kreatif, perusahaan atau organisasi yang
dipimpin pasti akan mengalami hambatan. Karena semua perusahaan suatu saat akan
mengalami kebuntuan,untuk itu seorang pemimpin harus kreatif.

·       
Dapat Membangun Tim
Yang Baik

Sebuah perusahaan akan mengalami kemajuan apabila
semua karyawan dapat bekerja sama dengan baik. Tanpa kerja sama akan mustahil
untuk mencapai keberhasilan,untuk itu diperlukan seorang pemimpin yang mampu
membangun sebuuah tim yang baik. Karena peran pemimpin sangat mempengaruhi
setiap karyawan dalam membangun tim. Untuk dapat membangun sebuah tim yang yang
baik seorang pemimpin harus bisa memanfaatkan setiap peluang yang ada dan
memaksimalkan kemampuan karyawan.

·       
Memiliki Selera Humor

Seorang pemimpin yang baik seharusnya memiliki selera
humor yang bagus. Karena dengan sedikit candaan saat berbicara dengan karyawan
akan membuat suasana menjadi ringan dan tidak tegang. Karyawan juga tidak akan
nyaman jika setiap hariharus dengan serius, untuk itu seorang pemimpin harus
tau kapan situasi yang tepat untuk sedikit memberikan candaan.

 

 

8.     
Contoh Kasus Munculnya
Pemimpin Berdasarkan Teori Genetis :

Pada saat ajaran baru seperti biasa
setiap awal masuk sekolah atau hari pertama masuk sekolah pasti akan ada yang
namanya pemilihan ketua kelas. Dan ketika Ibu/Bapak guru bertanya kepada murid
siapa yang mau menjadi ketua kelas dan apabila ada seorang murid yang berani
mengajukan diri untuk menjadi ketua kelas maka anak tersebut dipastikan telah
memiliki bakat menjadi seorang pemimpin sejak lahir. 

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Dora!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out