Site Loader
Rock Street, San Francisco

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur
penulis panjatkan
kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya penulis
dapat menyelesaikan makalah
ini dengan judul “Pentingnya
Ketersediaan Air Bersih dan Sanitasi Sebagai Faktor Pendukung Kehidupan”.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Makalah ini diajukan untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah Tahapan
Persiapan Bersama
(TPB). Makalah ini tidak mungkin terselesaikan tanpa
bantuan dan dukungan
baik materil maupun mental dari berbagai pihak.
Oleh karena itu, tidak lupa penulis sampaikan terima kasih kepada:

1.      Tuhan Yang Maha Esa

2.      Bapak/Ibu
Dosen Pengajar
Mata Kuliah TPB

3.      Keluarga dan rekan-rekan sejawat.

Penulis menyadari masih terdapat banyak kekurangan dalam makalah
ini baik dari segi penulisan maupun dari segi sumber dan keakuratan materi,
maka dari itu penulis mengharapkan kritik serta saran dari pembaca untuk hasil
yang lebih baik kedepannya.

Akhir kata, penulis berharap semoga dengan dibuatnya
makalah ini dapat memberikan manfaat, bagi penulis sendiri maupun pembaca
sekalian.

 

                       

                                                                        Pangandaran,
Januari 2018

 

 

 

                                                                        Penulis

 

DAFTAR ISI

 
KATA PENGANTAR.. i
DAFTAR ISI. ii
BAB I. 3
PENDAHULUAN.. 3
1.1 Latar Belakang Masalah. 3
1.2 Rumusan Masalah. 3
1.3       Tujuan. 4
1.4       Batasan
Masalah. 4
BAB II. 5
PEMBAHASAN.. 5
2.1 Pengertian Sanitasi 5
2.2 Fungsi Air Bersih. 6
2.3 Sudut Pandang Agama Hindu Mengenai Air Bersih dan
Sanitasi 6
2.4 Solusi Menangani Masalah Air Bersih dan Sanitasi di
Indonesia. 8
BAB III. 9
PENUTUP. 9
3.1. Kesimpulan. 9
3.2. Saran. 9
DAFTAR PUSTAKA.. 10
 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1 Latar Belakang Masalah

Tuhan telah menciptakan alam semesta ini
beserta segala isinya dengan perannya masing-masing. Manusia sebagai salah satu
mahluk ciptaan Tuhan yang memiliki akal dan budi beranggapan bahwa dimana ada
air disana kemungkinan terdapat harapan kehidupan. Air memegang peran penting
dalam keberlangsungan hidup setiap mahluk hidup itu sendiri. Hampir sebagian
besar bagian bumi tertutupi oleh air. Menurut hasil penelitian David Gallo, direktur
dari proyek Woods Hole Oceanographic
Institution (WHOI)  bahwa total
volume air di bumi sekitar 1.332.000.000 km3. Volume air ini akan tetap dan
tidak akan habis, setidaknya hingga jutaan tahun mendatang. Jumlah air tersebut
sudah termasuk air di laut, gunung es, dan semua air yang ada di bumi. Namun,
jumlah air tawar lebih banyak berada di dalam tanah dibanding yang ada di atas
permukaan.

Terlepas dari hal tersebut, Indonesia yang
merupakan negara kepulauan dengan perbandingan jumlah perairan sebesar tiga
perempat dari total wilayah justru memiliki masalah dalam hal ketersediaan air
bersih untuk masyarakatnya. Lembaga
Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 2012 mencatat, Indonesia menduduki
peringkat terburuk dalam pelayanan ketersediaan air bersih dan layak konsumsi
se-Asia Tenggara. Hingga saat ini, baru 29 persen masyarakat Indonesia yang
dapat mengakses air bersih melalui perpipaan, jauh di bawah target pemerintah
hingga 2019, yaitu sebesar 60 persen.

 

1.2 Rumusan Masalah

1.      Apa fungsi dan pengertian sanitasi?

2.      Bagaimana sudut pandang agama Hindu
mengenai air dalam kehidupan?

3.      Bagaimana solusi menangani masalah air bersih dan sanitasi di Indonesia?

 

1.3    Tujuan

1.      Mengetahui sudut pandang agama Hindu mengenai air dalam kehidupan.

2.      Mengetahui pengertian sanitasi dan
fungsi air bersih.

3.      Mengetahui solusi yang dapat dilakukan
untuk menghadapi masalah air bersih dan sanitasi di Indonesia.

 

1.4   
Batasan
Masalah

Pembahasan
masalah air bersih dan sanitasi yang ingin dibahas penulis hanya sebatas di
negara Indonesia dan secara khusus membahas dari sudut pandang umum dan sudut
pandang agama Hindu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Sanitasi

            Secara
umum sanitasi memiliki pengertian tersendiri yaitu pencegahan penyakit dengan
mengurangi atau mengendalikan faktor – faktor lingkungan fisik yang berhubungan
dengan rantai penularan penyakit. Namun, seringkali sanitasi disama artikan sebagai
kebersihan. Padahal dari segi bahasa dan arti sudah berbeda. Sanitasi memiliki
tujuan dan fungsi dalam proses pemeliharaan kebersihan suatu lingkungan dari
beberapa faktor. Istilah sanitasi juga sering digunakan dalam proses
pemeliharaan dan pengelolaan pipa penyaluran air suatu wilayah. Tak hanya itu,
sanitasi juga memiliki artian fungsi sebagai penurun tingkat pencemaran
bakteri, jamur, virus maupun debu halus sampai taraf aman dan tidak
membahayakan.

Departemen Kesehatan Republik
Indonesia menyatakan bahwa pengertian sanitasi adalah memelihara dan melindungi
kebersihan lingkungan dari subjeknya, misalnya dengan penyediaan air bersih
untuk keperluan mencuci tangan, atau menyediakan tempat sampah agar tidak
dibuang sembarangan. Hal-hal kecil tersebut merupakan sebagian upaya mewujudkan
suatu kesehatan.

Menurut World Health Organization (WHO), pada umumnya sanitasi mengacu pada
penyediaan fasilitas dan layanan untuk pembuangan kotoran manusia. Sanitasi
yang tidak memadai merupakan salah satu faktor penyebab utama penyakit di
seluruh dunia. Perbaikan sanitasi diketahui memiliki dampak menguntungkan yang
signifikan terhadap kesehatan baik di rumah tangga dan di seluruh masyarakat.
Sanitasi juga mengacu pada pemeliharaan kondisi higienis, melalui layanan
seperti pengumpulan sampah dan pembuangan air limbah.

Akhiran kata -sasi dalam sanitasi
dapat diimplementasikan secara khusus dalam beberapa aspek, konsep, lokasi atau
strategi, seperti:

a.     
Sanitasi Dasar, meliputi pengelolaan kotoran
manusia pada tingkat rumah tangga.

b.     
 Sanitasi
di Tempat, berhubungan tentang pengumpulan dan pengelolaan limbah dalam satu
tempat.

c.      
 Sanitasi
Makanan, mengacu pada tingkat kehigienisan pangan.

d.     
 Sanitasi
Lingkungan, berkaitan tentang pengolahan dan pengendalian limbah, baik itu
limbah cair, padat maupun gas.

e.      
 Sanitasi
Ekologis, merupakan konsep tentang daur ulang untuk kembali ke kehidupan yang
seimbang dengan lingkungan.

 

2.2 Fungsi Air
Bersih

            Seperti yang telah disebutkan
sebelumnya, air punya peran penting dalam kehidupan dan untuk seluruh mahluk
hidup yang ada di bumi. Khususnya untuk keberlangsungan hidup manusia. Jadi,
apa saja kegunaan air bersih itu? Terdapat beberapa fungsi air diantaranya:

a.      
Keperluan rumah tangga, termasuk didalamnya
untuk minum, memasak, dan MCK.

b.     
keperluan umum, misalnya untuk pemeliharaan
kebersihan jalan dan tempat umum, pengangkutan limbah, tempat rekreasi dan
lain-lain.

c.      
Keperluan beberapa bidang krusial seperti
industri, pertanian, peternakan maupun

 

2.3 Sudut Pandang
Agama Hindu Mengenai Air Bersih dan Sanitasi

            Dalam teologi agama Hindu
dikenal beberapa Dewa yang dianggap sebagai manivestasi dari Tuhan Hyang Widi
Wasa, seperti: Dewa Air (Dewa Wisnu), Dewa Surya, Dewa Awan, Dewa Angin, Dewa
Laut, Dewa Gunung, Dewa Sungai, Dewa Danu dan sebagainya yang sangat berperan
yang berhubungan dengan air. Semua keyakinan tersebut merupakan suatu bentuk penghormatan
manusia terhadap kemaha kuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Dalam ajaran agam Hindu,
air juga dianggap sebagai sarana pembersih rohani.

            Air
digunakan sebagai media perantara dalam ajaran agama Hindu, karena air yang
berasal dari alam berfungsi sebagai media penghantar dan sekaligus sumber
vibrasi energi suci alam semesta yang sangat baik. Energi-energi negatif yang
menghambat di dalam diri kita dicerai-beraikan, untuk kemudian diselaraskan
dengan energi alam semesta yang suci sehingga terciptalah keseimbangan.

 

            Disebutkan
dalam sebuah sloka yang berbunyi:

“Tam u sucim sucayo didivansam, Apam napatam parithasthur apah”

(Rig Veda II.35.3)

Artinya:

“Air
suci murni yang mengalir, baik dari mata air maupun dari laut, mempunyai
kekuatan yang menyucikan”.

 

 

 

Terdapat pula dalam
beberapa sloka yang berartikan:

“Sanghyang Soma
mengatakan air memiliki semua faktor-faktor penyembuhan.”

(RgVeda X.9.6)

“Kami mohon pada
penguasa air agar menyembuhkan penyakit kami.”

(RgVeda X.9.5)

 

            Berdasarkan
kutipan kitab suci tersebut, sudah jelas agama Hindu selain menganggap air
sebagai simbol pembersihan diri dan rohani, tetapi juga sebagai pemberi
kesehatan dan kesembuhan. Dengan kita mengetahui betapa besar mulia dan
kegunaan air, maka dari itu sangat perlu disadari sedini mungkin pentingnya
menjaga ketersediaan air di muka bumi ini demi keberlangsungan seluruh mahluk
hidup yang ada. Kita harus menjaga keharmonisan seluruh elemen kehidupan agar
terciptanya keseimbangan yang selaras. Kita harus tegas mencegah pemotongan
pohon-pohon sembarangan, mencegah pembuangan limbah yang tidak bertanggung
jawab dan faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan alam ini rusak.

            Hindu juga
mengajarkan kepada umatnya mengenai Hukum Karma Phala, mereka menuai apa yang
mereka tuai. Segala keegoisan yang dilakukan oleh manusia semasa hidupnya akan
berdampak kembali pada manusia tersebut. Sebisa mungkin, manusia hidup di dunia
ini melakukan perbuatan Dharma. Sehingga keharmonisan itu dapat terjalin. Baik
antar sesama manusia, manusia dengan lingkungan maupun sebaliknya.

 

2.4 Solusi
Menangani Masalah Air Bersih dan Sanitasi di Indonesia

            Setelah kita mengetahui
pengertian dari sanitasi dan manfaatnya air bersih dalam kehidupan seperti apa,
sudah seharusnya pikiran kita kini sudah sedikit lebih terbuka memandang
permasalahan tersebut. Tanpa kita sadari, sebenarnya permasalahan air bersih
dan sanitasi di Indonesia merupakan persoalan dengan langkah penanggulangan
yang sederhana. Kembali kepada kesadaran masing-masing individu. Dimulai dari
hal-hal kecil di sekitar kita, perubahan besar berjangka panjang pun ikut
berlangsung.

Pemerintah Indonesia telah
mencanangkan untuk memperkenalkan STBM, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (Community Based Total Sanitation) dengan
5 program utama:

· Menghentikan kebiasaan buang air besar di sembarang tempat
(Stop BABS/ CLTS)

· Mencuci tangan dengan sabun (CTPS)

· Pengelolaan air minum yang aman dalam rumah tangga (PAMRT)

· Pengeloaan sampah rumah tangga (WASTE)

· Pengeloaan limbah rumah tangga (DRAINAGE)

            Solusi-solusi
tersebut hanyalah sebagian kecil dari sekian banyak solusi lain yang dapat kita
lakukan. Kita pun harus menjaga agar sumber mata air di bumi tetap lestari
dengan cara menanam pohon dan merawat hutan. Selain menggunakan air dengan
bijak, kita juga bisa memulai mengelola penggunaan air di rumah secara efisien.
Pemerintah juga memegang peran pentingnya tersendiri. Pemerintah harus tegas
dalam menangani persoalan sanitasi di negara ini. Menindak tegas para oknum
yang menyalahgunakaan anggaran negara demi kepentingannya sendiri.

 

BAB III

PENUTUP

 

3.1. Kesimpulan

Sanitasi merupakan salah satu dari sekian banyak masalah yang terbilang cukup krusial yang terjadi pada lingkungan
saat ini. Oleh sebab itu PBB telah menjadikan topik air bersih dan sanitasi sebagai topik
nomer enam dari tujuh belas topik tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Topik
ini bertujuan memastikan setiap lapisan masyarakat dapat mengakses air bersih
dan sanitasi yang layak.

Segala sesuatu
yang terjadi di bumi ini tak luput dari campur tangan manusia. Tuhan telah
memberikan segala kenikmatan bagi seluruh umatnya. Semua kembali kepada manusia
itu sendiri bagaimana menyikapi alam dan menjaganya tetap seimbang. Dalam kitab
suci agama Hindu telah disebutkan fungsi dan manfaat air dalam kehidupan yang
dianggap suci. Ada baiknya jika kesucian air tersebut tetap terjaga hingga
tahun-tahun mendatang agar bumi beserta segala manifestasi dari Tuhan selalu
dilindungi dalam kesucian.

 

3.2. Saran

            Untuk
menjaga dan menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak, ada
baiknya kita mulai dari diri sendiri untuk menggunakan air secara bijak dan
efisien. Peka terhadap lingkungan sekitar merupakan salah satu langkah kecil
pembawa perubahan besar yang dapat kita lakukan.

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Dora!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out