Site Loader
Rock Street, San Francisco

Berdasarkan
fokus dan rumusan masalah penelitian, pertanyaan penelitian, hasil temuan dan
pembahasan penelitian, maka; dapat dirumuskan kesimpulan dan saran sebagai
berikut ini.

A.   
Simpulan

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

1.      Sistem
Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) di Badan Kepegawaian Pendidikan dan
Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman dibangun dan dikembangkan berdasarkan pada
analisis masalah yang dihadapi dan analisis kebutuhan yang ada. Selain itu,
perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat juga menjadi faktor
utama dalam pembangunan dan pengembangan SIMPEG ini. Hal ini seiring dengan
adanya Keputusam Meneteri Dalam Negeri No. 17 Tahun 2000 mengenai Sistem
Informasi Manajemen Kepegawaian Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.
Pemenuhan kebutuhan manajemen Sumber daya Manusia (SDM) yang dalam hal ini
berkaitan dengan pengelolaan data kepegawaian serta pelayanan terhadap
masyarakat agar lebih mudah.

2.      Pengelolaan
SIMPEG di BKPP mengacu pada fungsi-fungsi pokok manajemen, yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengendalian (controlling) yang dibangun dan
dikembangkan oleh BKPP sebagai penentu kebijakan dan Dinas Komunikasi dan
Informatika (Kominfo) Kabupaten Sleman sebagai spesialis IT.

3.      Pembentukan
dan pengembangan SIMPEG menggunakan perangkat software, hardware, database, jaringan yang digunakan sudah
sesuai dengan standar ketentuan yang berlaku dan penyesuaian dengan beban kerja
yang ada di BKPP.

4.      Faktor-faktor
yang mempengaruhi SIMPEG BKPP Kabupaten Sleman adalah manajemen yang baik dalam
pelaksanaan SIMPEG serta didukung oleh perangkat software, hardware, database,
network, dan brainware yang sesuai dengan kebutuhan.

5.      Hambatan
yang dihadapi dalam pengelolaan SIMPEG adalah masih rendahnya kepedulian PNS
terhadap data yang ada di SIMPEG, sehingga ketika terdapat perubahan data yang
bersangkutan tidak melapor ke pengelola SIMPEG baik di BKPP ataupun sub-admin
di masing-masing SKPD. Belum adanya pengembang sendiri di lingkungan internal
BKPP ataupun SDM pengelola yang background
pendidikannya dari IT.

6.      Sistem
Informasi Manajemen Kepegawaian di BKPP ini merupakan salah satu sistem
informasi yang mendukung tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan
kualitas birokrasi responsive dan
penerapan e-government yang
terintegrasi dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat menuju smart regency melalui pengelolaan
Manajemen Sumber Daya Manusia yang ada di Kabupaten Sleman.

B.    
Saran

Berdasarkan temuan hasil diatas maka
dapat disampaikan saran-saran berikut ini.

1.      Bagi
Ilmuwan Manajemen Pendidikan

a.       Melakukan
penelitian lanjutan mengenai evaluasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian di
BKPP Kabupaten Sleman.

b.      Mengadakan
penelitian lanjutan mengenai tingkat efektivitas dan efisiensi implementasi
Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian di BKPP Kabupaten Sleman.

2.      Bagi
Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan kabupaten Sleman

a.       Mengusulkan
agar pengelola SIMPEG yang ada di BKPP memiliki paling tidak SDM yang berbasi
IT, sehingga ketika ada error system mampu memeperbaiki dengan cepat dengan
kewenangan yang diberikan oleh Dinas Kominfo sehingga tidak mengganggu
pelayanan masyarakat.

b.      Memberikan
Pendidikan atau Pelatihan terkait dengan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian
sehingga mampu memahami sistem tersebut dengan baik.

c.       Melakukan
sosialisasi mengenai pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian kepada
pegawai yang ada di wilayah kerja Kabupaten Sleman melalui SKPD masing-masing.

d.      Memaksimalkan
pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian di Masing-masing bidang yang
ada di Badan Kepegawaian Pendidikan, dan Pelatihan Kabupaten Sleman.

e.       Mengadakan
evaluasi terhadap implementasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian sehingga
mempunyai masukan untuk melakukan perbaikan dan pengembangan sistem yang sudah
ada.

f.       
Melakukan pengembangan terhadap Sistem
Informasi Manajemen Kepegawaian sehingga melengkapi modul-modul yang dibutuhkan
untuk mempermudah pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian.

 

C.   
Implikasi

Kesimpulan
dari penelitian ini berimplikasi, antara lain:

1.      Perlu
upaya-upaya untuk melakukan pembenahan serta pengembangan modul Sistem
Informasi Manajemen Kepegawaian agar mempermudah pengelolaan data kepegawaian
serta meningkatkan keakuratan data ataupun informasi sebagai data pendukung
penentu kebijakan.

2.      Meningkatkan
koordinasi antara BKPP dan Dinas Kominfo dalam rangka pengelolaan SIMPEG
melalui pelatihan TIK atau BIMTEK dalam memaksimalkan penggunaan SIMPEG sehingga
mampu lebih memahami sistem tersebut.

3.      Perlu
meningkatkan ataupun memaksimalkan penggunaan Sistem Informasi Manajemen
Kepergawaian baik antar bagian di BKPP ataupun ke wilayah SKPD di Lingkungan
Kabupaten Sleman melalui sosialisasi ataupun pelatihan pemanfaatan SIMPEG
sesuai dengan kewenangannya masing-masing sehingga tingkat efektif dan efisien
dari SIMPEG ini bisa terlihat.

Penerapan fungsi-fungsi manajemen dalam
pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian ini sangatlah penting. BKPP
sebagai pengelola data kepegawaian harus mampu memahami kebijakan serta
aturan-aturan yang berlaku sebagai dasar pembentukan Sistem Informasi Manajemen
Kepegawaian serta mampu mengimplementasikannya sebagi bentuk sistem informasi
yang mendukung perkembangan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Dora!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out